Sekarang dan Besok (Cerita Pendek Sekali)
Setiap kali berpikir tentang masa lalu, aku ingin hidup. Aku ingin merasakan kembali baik-baik yang pernah kualami, setidaknya sekali lagi. Aku ingin memperbaiki buruk-buruk yang pernah kulakukan.
Setiap kali berpikir tentang masa kini, aku ingin mati. Mati semati-matinya ketika membayangkan bodoh-bodoh dan buruk-buruk yang kulakukan. Aku berasumsi tidak akan ada lagi hal benar yang bisa kulakukan, lalu berkesimpulan bahwa salah-salahku tidak akan pernah bisa ditebus.
Setiap kali berpikir tentang masa depan, aku ingin hidup. Hidup seribu dua ribu tahun. Aku percaya masih ada hal-hal menyenangkan yang bisa kutemui di masa depan. Bertemu seorang perempuan yang akan membersamaiku, hidup dengannya, belajar tentang hidup dan dunia dengannya, berjalan dan berlari mengitari lintang dan bujur bumi dengannya. Memiliki keturunan, lalu meninggalkan sesuatu yang bisa diwariskan seribu dua ribu tahun kepada peradaban.
Aku ingin hidup sepanjang nyawa bumi, sebab ketika membayangkan masa depan, dunia tampak begitu menyenangkan.
Comments (0)
Belum ada komentar. Mari aja lah kalau mau komeng, aku sule.
Balas komentar